Kamis, 26 Mei 2016

Inilah Bagaimana Wireless charger Berkerja


1. Mode induksi 
Pengisian model induksi berlangsung waktu jarak pada wireless charger pad serta smartphone berjarak kurang dari 7 mm. Pada keadaan ini arus listrik (induksi magnetic) dipancarkan oleh transmitter coil pada wireless charger pad ke receiver coil cuma dibatasi oleh casing luar piranti. Supaya induksi magnetik yang dihasilkan semakin besar, serta pengisian jadi efisien, jadi coil mesti diluruskan lewat cara digeser. Pada sebagian jenis transmitter Qi dilengkapi sebagian buah coil, hingga tak perlu lagi meluruskan coil untuk memperoleh pengisian yang efisien.

2. Mode resonant 
Saat pengisian model induksi tak bisa saja,bisa memakai model resonant charging. Model ini bisa bekerja waktu jarak pada antara wireless charger pad serta smartphone berjarak optimal hingga 45 mm. Model resonant memiliki tingkat pengisian yang sama sebaiknya dengan model induksi. Dengan toleransi jarak yang semakin besar, wireless charger pad bisa ditempatkan di bawah meja kerja serta yang lain, hingga tampak lebih rapi.

3. Mode keduanya (gabungan resonant serta induksi) 
Pada keadaan spesifik, pengisian bisa berlangsung dengan gabungan ke-2 model yakni induktif serta resonansi. Lantaran pada ke-2 model ini mempunyai masalah pemakaian yang unik serta faedah, product Qi memadukan keduanya untuk tawarkan service yang inovatif, feature irit daya serta cost se efisien mungkin saja.

4. Model standby 
System wireless charging juga dilengkapi dengan model stanby untuk menghemat sumber daya. System bakal masuk ke model standby jika baterai piranti seumpama smartphone dalam keadaan penuh. Atau wireless charger pad tak mendeteksi ada piranti pada jarak optimal 45 mm.

Banyak hal di atas yaitu tentang langkah kerja dari tehnologi wireless charging. Mudah-mudahan berguna!

Baca Juga : Hello World !! Salam kenal blog pertama

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar